Serah Terima Electric Pottery: Gerabah Abar Kembali Begeliat
Sentani, 20 Oktober 2025 — Kabar gembira akhirnya menyapa para pengrajin gerabah di Sentani. Setelah penantian yang cukup panjang, satu unit Electric Pottery lengkap dengan kit alat ukir akhirnya berhasil tiba di tanah para pengrajin tradisional Papua. Kedatangan alat modern ini disambut dengan antusiasme tinggi oleh komunitas pengrajin, yang telah lama berharap adanya inovasi untuk mendukung tradisi kerajinan mereka.
Para pengrajin di Sentani selama ini dikenal dengan keuletan dan keindahan karya gerabah yang dihasilkan secara manual. Namun, keterbatasan alat sering menjadi tantangan. Dengan hadirnya Electric Pottery dan kit alat ukir, mereka kini memiliki semangat baru untuk kembali berkreasi dan memperkaya motif-motif khas Papua.
Menurut Naftali Felle sebagai ketua mitra, kehadiran alat ini tidak hanya mempercepat proses pembuatan gerabah, tetapi juga membuka peluang untuk mengembangkan desain yang lebih variatif. “Kami sangat terbantu dan semakin bersemangat. Kini, kami bisa membuat gerabah dengan motif unik yang mungkin sebelumnya sulit diwujudkan secara manual,” ujarnya dengan penuh semangat.
Tim pengabdian dosen FMIPA Uncen diketuai Bobi Frans Kuddi berharap, inovasi ini dapat semakin mengangkat nilai seni dan ekonomi kerajinan gerabah Sentani, serta memperkuat identitas budaya Papua di kancah nasional maupun internasional.